Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
02 Jul 2026 60 pembaca ADMIN BPBD

Kebakaran TPA Jati Waringin Pemkab Tangerang tetapkan Tanggap Darurat Kebakaran. 10 Unit Damkar dan 2 Unit Helikopter Bombing milik BNPB di kerahkan atasi Kobaran api.

Kebakaran TPA Jati Waringin Pemkab Tangerang tetapkan Tanggap Darurat Kebakaran.

10 Unit Damkar dan 2 Unit Helikopter Bombing milik BNPB di kerahkan atasi Kobaran api.

Kebakaran TPA ( Tempat Pemrosesan Akhir) Jati Waringin Kecamatan mauk Kabupaten Tangerang terjadi pada hari selas 30 Juni 2026 pukul 11.10wib. Laporan Kebakaran TPA Jati Waringin langsung ditindak lanjuti oleh Pusdalops BPBD Kab Tangerang dengan mengerahkan unit Damkar dari Pos Damkar dan Penyelamatan Mauk. Begitu tiba dan petugas melihat situasi bahwa peristiwa itu sangat butuh banyak personal dan Unit Damkar, karena area yang begitu luas. Atas laporan itu Pusdalops BPBD Kab Tangerang mengerahkan bantuan hingga 10 Unit Damkar dari berbagai Pos Damkar di Kabupaten Tangerang.

Dalam situasi ini Pemkab Tangerang dengan cepat mengambil Langkah dengan menetapkan Sebagai Darurat Kebakaran.

Hingga di hari ke 3 ini Upaya penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, terus dilakukan secara intensif oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang . BPBD, DLHK, serta berbagai instansi terkait dan bantuan dari BNPB.

Kamis (2/7), dua helikopter BNPB dikerahkan untuk melakukan water bombing di titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat oleh tim Damkar, Tim Damkar BPBD Kab Tangerang yang di bantu oleh Damkar BPBD Prov Banten dan Damkar Kota Tangerang terus melokalisir area TPA Jati Waringin yang berdekatan dengan Permukiman.

Dalam Peristiwa ini Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid terus memantau langsung proses penanganan di lapangan dan mengoordinasikan dukungan lintas daerah guna mempercepat pemadaman.

Selain fokus pemadaman, Pemkab Tangerang juga memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. 153 Jiwa sudah di ungsikan ke kantor Desa Tanjakan Mekar untuk menghindari asap pekat yang menyelimuti area permukiman.

Tim kesehatan terus disiagakan untuk melakukan pemeriksaan dan pelayanan medis bagi warga terdampak paparan asap, sementara petugas gabungan berjaga selama 24 jam untuk mengantisipasi munculnya titik api baru hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meminimalkan dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar. Semoga Kebakaran ini segera teratasi dan segera padam. Terimakasih kepada semua pihak atas dukungan nya.






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.